Out of The Sphere Colour
Pencipta :
Susapto Murdowo
Media : Cat
minyak di atas kanvas
Tahun :
2007
Deskripsi karya
Karya lukis oleh Susapto
Murdowo yang berjudul “Out of The Sphere
Colour” ini masih divisualisasikan dengan ciri khasnya yaitu perpaduan
garis-garis dengan gaya abstrak-ekspressionisme yang tidak menampilkan rupa
sebuah bentuk, namun menonjolkan konsep komposisi yang menarik. Material
subjeknya berupa garis-garis lengkung dengan sapuan kering memenuhi seluruh
bidang kanvas. Walaupun sapuannya tegas namun garis-garis lengkung pendek ini
terkesan lembut dan luwes mengikuti gerakan tangan dalam memainkan kuasnya.
Kombinasi warna kuning, hijau, dan merah dengan komposisi yang harmonis membuat
lukisan ini indah dan enak untuk dipandang. Konsep artistik dalam lukisan ini
didukung oleh point of interest yang jelas dan arah sapuan kuas yang tak
beraturan namun tidak meninggalkan prinsip-psrinsip seni itu sendiri.
Interpretasi
Dalam berkarya, Susapto
Murdowo hampir tidak pernah keluar dari konsep lukisnya. Karya khas Susapto
Murdowo yaitu vibration dan caterpillar. Konsep vibrasi dalam
lukisan ini dimunculkan sebagai repetisi garis-garis lengkung tak beraturan
yang merupakan simbol dari sebuah getaran/gelombang. Vibrasi yang dimaksud
disini adalah getaran perasaan (feeling) atau
olah rasa. Melalui vibrasi rasa, manusia dapat mengubah pola pikir otak
sehingga berdampak pada kehidupannya di masa depan.
Lukisan “Out of The Sphere Colour” mengajak kita
untuk keluar meninggalkan lingkaran dunia yang membatasi kita dalam berbuat
sesuatu. Hidup adalah jalan yang harus kita lalui dengan tangan dan kaki kita
sendiri. Apapun yang kita lakukan adalah sebuah pilihan yang telah melewati
otak dan hati. Maka dari itu, kita adalah manusia yang bebas.
Melalui
konsep vibrasi rasa, kebebasan diartikan sebagai sikap yang tidak terbelenggu
oleh hal-hal yang ada di sekitar kita. Kita sakit, kita harus melawan rasa
sakit. Kita lelah, kita harus tetap melewati lelah. Vibrasi yang dimunculkan
oleh Susapto Murdowo adalah tentang bagaimana kehidupan yang telah dialaminya
sendiri, bagaimana mendeskripsikan kehidupan itu kepada orang lain, dan
bagaimana orang lain dapat memetik pelajaran dari situ. Dengan adanya gelombang
rasa antar manusia, kita mengerti artinya berbagi, kita mengerti artinya
peduli, dan akhirnya kita dapat berdamai dengan rasa sakit.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar