Dissipated
by Friction, lukisan ciptaan Sapto yang dibuat menggunakan cat minyak diatas
canvas, terdiri dari perpaduan goresan yang membentuk garis-garis tipis (pada
background) dan beberapa garis tebal yang seolah-olah mempertegas arah sapuan
yang ada pada background. Goresan-goresan yang dalam proses pembuatannya sangat
mempertimbangkan keharmonisan dan komposisi, terlihat dari perpaduan
garis-garis yang melenggok-lenggok rapi (pada background). Warna-warna yang
soft pada background dengan corak garis tebal diatasnya seakan memperlihatkan
kemantapannya dalam menjalani hidup.
Lukisan
Sapto yang bertajuk “Vibration” ini sedikit menonjolkan gelap terang pada
bagian backgroundnya. Terlihat dari pemakaian warna pada background yang lebih
dari satu warna. Pemilihan warna yang tampak mulai dari warna gelap ke terang
(merah gelap, merah, merah muda, orange,dst) yang terlihat harmonis menunjukkan
bahwa ia tidak “ngawur” dalam memilih
warna.
Lukisan
abstrak karya Sapto ini memperlihatkan garis tebal yang mempertegas background,
digoreskan secara tidak rapi (Random) dan tidak menonjolkan keharmonisan
ataupun kelembutan sama sekali. Sehingga seolah-olah hal ini bertentangan
dengan goresan-goresan yang sebelumnya ia ciptakan ke dalam background.
Garis-garis tebal tersebut seakan menimbulkan kesan mantab atau menegaskan yang
lembut. Perpaduan kontras memperlihatkan suasana hati yang “tegas, ingin
melawan, mengikuti, atau bahkan mengatur” suatu kelompok imajinatif yang “kalem”, lembut, ataupun sesuatu yang telah teratur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar